Pengejawantahan Opor Bebek Mateng Saka Awake Dewek pada Pilihan Karir di Bidang Akuntansi

Penulis:
Sri Ayem, S.E., M.Sc., Ak., CA., ACPA, Umi Wahidah, S.E.,M.Ak, AWP, Devian Alestu Damayanti, Dina Oktaviani Putri, Jauzaa Azahroo Oksidea, Maristha Milesa Mifatkhuljannah
Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

JurnalPost.com – Perkembangan dunia yang semakin melaju pesat dari waktu ke waktu mengakibatkan tumbuhnya kesempatan berkarir di berbagai bidang. Kesempatan berkarir sangat terbuka lebar bagi calon lulusan perguruan tinggi khususnya lulusan dari program studi Akuntansi. Peluang karir di bidang perpajakan saat ini sangat besar bagi lulusan mahasiswa akuntansi (Aji et al., 2022). Sementara itu masih banyak pilihan karier bagi mahasiswa Akuntansi antara lain bidang akuntansi keuangan, audit, akuntansi manajemen, dan perpajakan yang tersebar dalam berbagai lembaga pemerintahan maupun non permerintahan. Banyaknya pilihan karier yang dapat dipilih oleh lulusan Akuntansi tentunya mendorong mahasiswa untuk senantiasa mempersiapkan diri salah satunya dengan mengikuti Sertifikasi Profesi. Selain itu, mahasiswa juga perlu memiliki self efficacy yaitu sebuah bentuk keyakinan pada dirinya untuk mengetahui kemampuannya. Faktor lainnya ada pengaruh orang tua dapat mempengaruhi pilihan karir anaknya. Hal ini terjadi karena orang tua merupakan role model dalam membentuk karir masa depan anak (Chaerunisak et al., 2022). Banyak peluang karir dari lulusan Akuntansi yang dibutuhkan oleh perusahaan, mereka mencari fresh graduate untuk bekerja di perusahaan. Salah satu kompetensi lulusan yang dicari yaitu kompetensi dalam bidang perpajakan. Kompetensi di bidang perpajakan sangat dibutuhkan untuk membantu perusahaan memenuhi kewajiban perpajakannya. Hal ini akan mendorong kepatuhan perusahaan perusahaan dalam membayar pajak, sehingga akan mendorong mekanisme perpajakan di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak.

Pertimbangan lain dalam pemilihan karir bagi lulusan akuntansi yaitu ketersediaan lapangan kerja. Profesi dengan pasar tenaga kerja yang luas lebih menarik dibandingkan profesi dengan pasar tenaga kerja yang sempit. Mahasiswa akuntansi lebih tertarik berkarir di bidang perpajakan ketika pasar kerja di bidang ini lebih baik dibandingkan bidang lainnya (Wardani & Devi, 2023). Tuntutan untuk menghasilkan lulusan akuntansi yang professional khususnya pada bidang perpajakan perlu dengan ditambahkannya brevet pajak sebagai menunjang serta menambah keahlian dari lulusan akuntansi yang saat ini juga di selenggarakan oleh Program Studi Akuntansi. Pembinaan brevet pajak terdiri dari beberapa jenis tingkatan yang berbeda-beda yaitu brevet pajak A, brevet pajak B serta brevet pajak C. Dengan memiliki sertifikat brevet pajak, mahasiswa memiliki banyak keuntungan yang diperoleh dan menjadi bekal bagi lulusan dalam melamar pekerjaan (Wardani & Yunia, 2023).

Baca Juga  Setelah Sukses dengan Lagu Melas, Ronald Dewa Melirik Pasar Internasional

Dalam dunia kerja ada beberapa profesi yang dapat dipilih oleh sarjana akuntansi diantaranya akuntan publik. Minat mahasiswa untuk menjadi akuntan publik dan akuntan pemerintah dikatakan minim disebabkan sebagian besar mahasiswa lebih tertarik untuk menjadi akuntan perusahaan di sektor swasta (Cahya & Erawati, 2021). Adanya motivasi ekonomi memiliki peran yang besar untuk menjadi akuntan publik untuk mendapatkan penghargaan finansial berupa gaji pokok, overtime atau lembur. Semakin tinggi motivasi ekonomi yang dimiliki mahasiswa maka akan berpengaruh terhadap minat menjadi akuntan publik (Cahya & Erawati, 2021).

Berdasarkan banyaknya variasi pilihan karier di bidang akuntansi semakin menegaskan bahwa lulusan akuntansi pada dasarnya bisa bekerja secara mandiri, menciptakan peluang karier yang lebih cemerlang di masa mendatang dan tentunya akan mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan untuk masa depannya. Hal ini tentunya sejalan dengan Ajaran Tamansiswa “opor bebek mateng saka awake dewek”. Opor bebek mateng saka awake dewek ini merupakan sebuah semboyan yang menunjukan kepercayaan diri. Opor bebek yang matang karena minyaknya sendiri ini diartikan sebagai seseorang yang hidup secara mandiri dan terus melangkah maju dengan usaha dan kerja keras mereka. Dalam hal ini ditunjukkan oleh keinginan mengikuti ujian sertifikasi profesi sebagai usaha mereka untuk menambah profesionalisme mereka. Untuk bisa mencapai tujuan, seseorang perlu berusaha, berjuang, kerja keras hingga hidupnya dikatakan merdeka. Merdeka yang dimaksud adalah kemampuannya menentukan masa depan mereka sesuai keinginan masing-masing tanpa dikendalikan orang lain. Seseorang yang merdeka adalah seseorang yang memiliki hak dan kebebasan menentukan pilihan yang akan dijalani tanpa bergantung dengan orang lain.

Hari pendidikan nasional menjadi momentum bagi mahasiswa untuk dapat meneruskan cita-cita Ki Hadjar Dewantara salah satunya melalui pencapaian karir di bidang akuntansi. Mahasiswa dapat mengingat akan pentingnya pendidikan sebagai faktor utama dalam mencapai kesuksesan. Dalam konteks profesi akuntansi, hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti sertifikasi profesi. Sertifikasi profesi seperti Brevet pajak A, Brevet pajak B dan C serta Certified Public Accountant (CPA) dan Chartered Accountant (CA) akan menambah kompetensi keahlian dan menunjukan profesionalisme seseorang dalam membangun karir mereka. Oleh karena itu, pada Hari Pendidikan Nasional, mahasiswa perlu memaknai dengan mengingat pentingnya pendidikan formal dan sertifikasi profesi dalam membangun karir di bidang akuntansi mengingat terbukanya prospek karir profesi akuntansi di masa depan.

Baca Juga  Sambut HUT ke-55, Semen Tonasa gandeng PMI pada kegiatan Donor Darah

Aji, A. W., Ayem, S., & Ratrisna, Y. R. C. T. (2022). Pengaruh Persepsi Karir, Pertimbangan Pasar Kerja, Dan Penghargaan Finansial Terhadap Minat Berkarir Di Bidang Perpajakan (Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa). Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi FE Unibba, 13(1), 89-97.

Chaerunisak, U. H., Prastyatini, S. L. Y., Listyawati, R., Wafiroh, R. A., & Mujiyanti, S. (2024, January). The role of self-efficacy and parental influence in the interest of a career in accounting students in the field of taxation. In Proceeding International Conference on Accounting and Finance (pp. 805-813).

Wardani, D.K. & Devi, S. (2023). Penerapan Ajaran Tri Nga dan Pertimbangan Pasar Kerja pada Minat Berkarir di Bidang Perpajakan. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 7(1), 354-360

Wardani, D. K., & Yunia, F. (2023). Pengaruh Pengetahuan Perpajakan Terhadap Minat Mengikuti Brevet Pajak. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5(5), 2654-2664.

Cahya, Y. A., & Erawati, T. (2021). Pengaruh motivasi ekonomi, gender, persepsi dan lingkungan keluarga terhadap minat mahasiswa berkarir menjadi akuntan publik (studi empiris pada mahasiswa akuntansi universitas sarjanawiyata tamansiswa yogyakarta). Buletin Ekonomi: Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, 18(2), 239-250.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *